Sajak Cinta Untuk Sahabat

Engkau tahu sahabatku,...?
Kau boleh mencontek semua Pekerjaan Rumahku...
Matematika.
Fisika.
Biologi.
Bahkan Bahasa Inggris.

Tapi sungguh.
Kamu sekarang boleh tahu sahabatku,...
Aku sangat terpesona dan selalu mengagumi.
Kecerdasan atletismu.
Kamulah atlet alami sejati.

Pada suatu masa.
Kelas kita bermain kasti.
Berbekal bola tanpa duri.

Aku berlari kencang secepat kijang.
Dan kau harimau betina itu.
mengejarku...dengan tekad kuat dimatamu...
Lenganmu membusur.
Bagaikan gandewa Srikandi.
Kau lemparka pelurumu sekuat tenagamu.
Si bola tanpa duri.

Plak....!!!
Tepat mendarat di punggungku.

Sakit...perih...dan sedikit nyeri.
Tapi enak.

Tiba giliranku.
Kamu berlari melesat sekilat menjangan.
Dan akulah sang harimau jantan.
Mengejarmu...memburumu....
Dengan semangat membalas dendam membara.
Kuangkat lenganku tinggi-tinggi membentuk gandewa cinta.

Dan aku begitu dekat.
Kita begitu dekat.
Kucium bau keringatmu...
Yang menetes dari balik baju.
Angkara murka menjadi sirna.
....berubah menjadi biru
Warna untuk cintaku.

Kuubah niatku....kuraih bahumu dengan tanganku.
Dalam keadaan normal mana mungkin ada kesempatan.
Dalam kekagetanmu.
Kau sentakkan bahumu.

Sang menjangan lepas dari dekapan.
Si harimau tersungkur terjengkang.
Bug....bug....bug...
Glodak....KO.
Seluruh kelas berderai tertawa.
Memang cinta gila.

Medio August 3rd 2012.
Kota Malang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Featured Post

Perhatian Pamanku

"Om, menika wonten lomba menulis novel saking Universitas Negeri Padang kerjasama kaliyan Deakin University Australia. Deadline-e kalih...