Hatiku Tak Terkoyak Lagi

Sungguh.....
Hatiku tak terkoyak lagi.
Dalam keheningan nyanyi hening sunyi sepi.
Kudengar suara alam bernyanyi.
Hatiku tak terkoyak lagi.

Hatiku akan terkoyak.
Hatiku akan terluka.
Hanya jika aku mengijinkannya.
Hatiku takkan terkoyak lagi.

Bahkan tak terbersit satupun melodi.
Padanya yang hanya ada dalam mimpi.
Hatiku tak terkoyak lagi.
Hatiku tidak terkoyak lagi.
Karena aku tak mengijinkannya terjadi.
Tidak akan terulang lagi.
Sungguh aku berjanji.

Medio August 3rd.
Kota Malang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Featured Post

Perhatian Pamanku

"Om, menika wonten lomba menulis novel saking Universitas Negeri Padang kerjasama kaliyan Deakin University Australia. Deadline-e kalih...